Flu Burung Serang Nganjuk Bikin Stres Warga

Gara-gara khawatir ayam jago kesayangannya terserang flu burung seorang pemuda di nganjuk jawa timur nekat mengakhiri hidupnya dia ditemukan tergantung dengan seutas tali ditempat kerjanya.

Subagio alias bondet sehari-hari sebagai pekerja pembibitan tanaman hutan milik suratman 45 tahun warga kelurahan bogo nganjuk pemuda yang hanya lulus sd ini ditemukan di tempat kerjanya dengan tubuh menggantung dengan seutas tali yang ditambatkan pada atap gudang tempat bekerja.

Sebelum mengakhiri hidup bondet yang sudah enam tahun ikut suratman sempat memperingatkan juminem 40 tahun ibunya agar tidak mengeluarkan ayam jago kesayangannya sebab ayam tersebut sudah beberapa hari ini sakit bondet khawatir ayam kesayangannya akan terserang flu burung yang saat ini mewabah.

Namun saat bondet berangkat kerja juminem nekat mengeluarkan ayam jantan itu setelah istirahat kerja bondet pulang ke rumahnya ia kaget ternyata ibunya tetap mengeluarkan ayam miliknya dari kandang meskipun ayamnya tidak mati bondet tetap marah-marah bahkan sempat terjadi perang mulut dengan ibunya.

Setelah memarahi ibunya bondet kembali ke lokasi kerja yang tidak jauh dari rumahnya ternyata setengah jam setelah pertengkaran hebat itu bondet ditemukan sudah tergantung dengan tali warna biru oleh suratman juragan bondet sendiri.

Polisi yang kelokasi langsung melakukan pemeriksaan tubuh korban karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan jenasahnya langusung diserahkan kepada keluarganya yang rumahnyatidak jauh dari lokasi gantung diri.

Sementara itu saksi suratman mengungkapkan memang masalahnya sepele hanya gara-gara ayam tidak boleh dikeluarkan bondet lantas nekad gantung diri.

Ratusan sarang lebah milik warga nganjuk jawa timur dirusak warga setempat karena dinilai mengganggu masyarakat selain merusak bunga kebun mangga lebah juga sering menyengat anak-anak.

Sekitar 185 kotak sarang lebah milik suratno warga desa ngetos kecamatan ngetos kabupaten nganjuk marin ditemukan rusak lebah penghasil madu ditemukan mati dalam kotak.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh polisi ditemukan indikasi sarang lebah itu dirusak dengan menyiram minyak tanah dari jumlah 240 sarang sebanyak 185 kotak kondisinya rusak dan berbau minyak tanah.

Setelah dilakukan penyelidikan polisi akhirnya menangkap 20 warga setempat yang diduga melakukan perusakan dengan menyiram minyak tanah ke sarang lebah.