Tips Berkenalan Dengan Turis Barat

Turis barat sangat suka diajak berkenalan….

Salah….

Orang Indonesia yang suka berkenalan dengan orang barat. Suka banget nget nget…!

Meski cara kenalannya juga masih banyak yang belepotan. Saya sendiri juga pernah kok mengalami masa-masa itu. Apalagi dulu pas waktu masih SMA dalam acara study tour ke bali. Mental sok kem-inggris-nya keluar.

Sim salabim jadi inggris prok prok prok.

Pas lagi jalan-jalan di Pantai Kuta, sore-sore, keliling utara ke selatan nyari turis. Balik lagi. Baru ketemu satu turis. (padahal katanya banyak turis, gak tahunya itu memang bukan musim liburannya turis).

Langsung saya samperin turisnya sambil lihat kancing baju saya, barang kali ada yang belum kepasang.

Pasang senyum manis.

“Hi Miss, How do you do? May I introduce myself to you? I would like to be your friend.”

Turisnya jawab,”How dare you! How handsome are you?!!”

Jedar…

Lha kok malah dijawab kayak gini?? Tet tot tet tot.

Padahal di kelas disebutkan kalau turis bakal jawab sesuai skrip dialog yang  tertulis, “Hi, How do you do? Please!” lalu dilanjutkan dengan pertukaran penyampaian nama.

Tapi ini kok malah dijawab dengan nada marah, “How dare you!”.

Dengan wajah memelas, saya menyingkir dengan pelan-pelan bersembunyi di balik ombak pantai kuta.

Usut punya usut, ternyata cara saya salah dalam menyampaikan perkenalan.

Seharusnya saya belajar cara mengenalkan diri melalui contoh introduction dengan lebih baik, teliti, dan hati-hati.

Kesalahan terbesar saya adalah tidak tahu situasi dan kondisi. Soalnya, turisnya waktu itu lagi barengan sama temannya sedang asyik diskusi dengan raut muka serius. Kayak meeting penting.

Lha kok saya dengan gagah berani dan wajah tampannya langsung datang dan mengatakan, “Hi, How do you do?, bla bla bla…”

Jadi tahu kan tips utama untuk berkenalan dengan para turis.

Sekarang masuk ke tips non-utamanya. Setelah mengetahui sikon alias situasi kondisi, kamu harus tahu bahwa yang mau kamu ajak kenalan adalah benar-benar turis barat beneran.

Jangan sampai keliru.

Mau ngajak kenalan turis barat, sudah capek ngomong sampai berbusa, ternyata malah itu orang lokal sendiri yang wajahnya saja mirip turis barat.

Atau yang lebih kikuk, sudah ngomong pede dengan keminggrisnya, dijawab dengan bahasa arab. Hayo, apa langkah seribumu..?? Ikut, sok-sokan jadi arab, ana ente fulus..?!!!

Tips Berkenalan Dengan Turis Barat

Dua tips utama dan non-utama di atas, harus benar-benar kalian kuasai. Ibarat karate, kamu harus mendapatkan sabuk hitam tertinggi. Black Belt Master.

Pokoknya jangan sampai deh kejadian kayak saya seperti cerita di atas. Sudah sok pedenya, malah dapat semprotan. Parahnya, itu bukan turis barat lagi. Kelar hidup lo.

Kita kelarin juga ya tipsnya biar saya undak semakin galau mengingat masa lalu perkenalan itu.. Cie Cie..