Kontraktor Kubah Masjid di Bandar Lampung

Kontraktor Kubah Masjid di Bandar Lampung

Kontraktor Kubah Masjid di Bandar Lampung

Musim liburan akhir semester sekolah telah tiba, semua aktifitas tentang sekolahpun mulai libur. Mulai dari seorang penjaga kantin, murid-murid, guru sekolah, hingga kepala sekolah, semua menikmati liburan akhir semester sekolah dengan berbagai cara. Ada yang menikmati liburan dengan mengunjungi tempat wisata alam dan tempat wisata buatan. Tempat wisata alam yang sering di kunjungi yakni pantai dan daerah pegunungan. Tempat wisata buatan biasanya berupa tentang taman yang tidak jauh dengan mengunakan tema dan desain tentang alam. Selain itu, mereka juga berlibur ke tempat religi yang sering mereka kunjungi dengan tujuan mendapatkan keberkahan dari tempat religi yang mereka datangi. Seperti keluarga bapak Dimi Edy, beliau seorang Kontraktor Kubah Masjid di Bandar Lampung yang terkenal. Bapak Dimi Edy mengajak keluarga besarnya berlibur ke tempat religi di Bandar Lampung dengan tujuan agar dimudahkan usahanya dan tentram keluarganya. Serta Bapak Dimi mengharapkan anak-anaknya sekolah mendapatkan nilai yang bagus dan anak bungsunya masuk sekolah yang di harapkan sejak dulu. Bapak Dimi juga mengharapkan nantinya salah satu anak dari ketiga anaknya ada yang mewarisi pekerjaannya sebagai Kontraktor Kubah Masjid. Pak Dimi Edy melihat anaknya yang sulung di kemudian hari akan mewarisi pekerjaannya tersebut.

Azam adalah anak sulung dari bapak Dimi Edy. Azam yang dianggapnya memiliki kemampuan dan kreatifitas seperti yang bapak Dimi punya yakni Kontraktor Kubah Masjid. Azam yang duduk di bangku SMA berusia masih 17 tahun juga mengakui bahwa kemampuannya seperti ayahnya. Bahkan dia juga bercita-cita akan mewarisi pekerjaan ayahnya. Sejak kecil Azam diajak ayahnya mengunjungi masjid-masjid yang ada di Lampung agar dia mengetahui berbagai bentuk kubah masjid yang menarik. Kubah masjid yang menarik bagi ayahnya adalah kubah masjid dengan desain yang simple tetapi tetap tidak mengubah bentuk aslinya. Azam sangat senang dan memperhatikan ilmu-ilmu ayahnya yang diceritakan dan diberikan untuknya sebagai bekal nantinya di menjadi seorang Kontraktor Kubah Masjid yang terkenal.

Selain menurunkan ilmu tentang bentuk bapak Dimi juga menularkan ilmu marketing kepada anaknya. Azam diberi ilmu tentang bagaimana menarik pembeli agar membeli kubah masjid di tempatnya. Bagi bapak Dimi menarik pembeli dengan tetap menjaga mutu bahan kubah dan mengkreasi sekreatif mungkin kubah yang kita tawarkan kepada pembeli. Azam juga kadang mempertanyakan kepada ayahnya tentang menjaga kepercayaan pembeli agar tetap mempercayakan pemesanan kepada kita. Pembeli akan percaya kepada kita jika kubah masjid yang kita buat beda dari pada yang lain atau memiliki ciri khas tersendiri jika pembeli memesan kubah masjidnya kepada kita. Dengan ilmu bapak Dimi Edy yang diwariskan kepada anak sulungnya tersebut mendorong anaknya untuk menjadi seorang Kontraktor Kubah Masjid di Bandar Lampung.