Ujar BI Tentang E-Commerce Bisnis Uang Elektronik

Bank Indonesia (BI) menyikapi berkaitan banyak perusahaan rintisan atau startup yang mengincar usaha uang elektronik atau u-nik.

Walau sebenarnya bila diliat, sebagian bank yang memiliki uang elektronik mengakui hingga sekarang ini belu memperoleh keuntungan atau keuntungan berkaitan usaha ini.

Apakah ke depan usaha uang elektronik dapat untungkan? Rahmi Artati, Deputi Direktur Kebijakan serta Pengawasan System Pembayaran Bank Indonesia mengakui berkaitan dengan potensi usaha mesti di tanya ke pemain u-nik semasing.

Ujar BI Tentang E-Commerce Bisnis Uang Elektronik

” Jadi regulator, kami lihat apa faedah yang berada di uang elektronik yakni praktis, gampang serta efektif, ” kata Rahmi saat didapati sesudah seminar literasi keuangan, Rabu (4/10).

Berkaitan uang elektronik BI pada sebagian minggu lantas telah keluarkan ketentuan anggota dewan gubernur BI berkaitan usaha ini. Kurun waktu dekat, ketentuan PBI spesial tentang uang elektronik juga akan selekasnya di keluarkan.

Dalam mengatur usaha uang elektronik, Rahmi katakan BI selalu lihat bagaimana input serta perubahan usaha dari industri.

Dan Blibli. com jadi satu diantara e-commerce paling besar di Indonesia sudah resmi mengakusisi On-line Travel Agent (OTA), yaitu Ticket. com dan dilengkapi dengan adanya cek resi.

Kerjasama keduanya sudah diawali mulai sejak penandatanganan ke-2 belah pihak yang dikerjakan oleh Kusumo Martanto sebagai CEO Blibli. com serta Gaery Undarsa sebagai Co Founder sekalian Chief Communications Officer Ticket. com, Senin (12/6/2017).

“Tiket. com mempunyai trek record usaha yang bagus, dimana kurun waktu relatif singkat tumbuh jadi satu diantara OTA paling besar di Indonesia, keduanya sama fokus pada kenikmatan pelanggan serta dinilai berkelanjutan dalam menggerakkan bisnisnya, ” tutur Kusumo.

Di bagian beda, lanjut Kusumo, ia lihat visi misi serta nilai perusahaan Ticket. com mempunyai banyak persamaan dengan Blibli. com yang diinginkan bisa mempermudah sistem kolaborasi.

“Berdasarkan pertimbangan berikut kami mantap untuk lakukan akuisisi, ” tutur Kusumo.

Selain itu, co-founder & Chief Communications Officer Ticket. com, Gaery Undarsa, menyebutkan sistem akuisisi sudah dikerjakan mulai sejak lima bln. kemarin. Ia percaya kolaborasi ke-2 perusahaan juga akan memberi efek positif untuk perkembangan usaha keduanya.

“Proses akuisisi sudah dikerjakan mulai sejak lima bln. lantas dengan pihak Blibli. com. Kami lihat ini juga akan buka kesempatan begitu besar untuk Ticket. com untuk bertumbuh dengan eksponensial, baik dari gagasan kolaborasi yang ada serta dari sisi penetrasi pasar. Lihat potensi ke depan serta banyak persamaan dalam culture serta visi usaha, kami begitu semangat untuk gabung dalam keluarga Blibli. com, ” tutur Gaery Undarsa.

Ticket. com sekarang ini mempunyai banyak service travel, termasuk juga product ticket, pesawat, hotel, kereta api, sewa mobil serta ticket konser. Perusahaan bekerja sama juga dengan lebih dari 35 maskapai penerbangan internasional serta domestik. Diluar itu, juga bekerja sama juga dengan beberapa ribu hotel domestik serta internasional.

Akuisisi 100 % pada Ticket. com, tutur George, juga akan makin menguatkan ke-2 perusahaan di usaha OTA. Blibli juga juga akan memberi support penuh untuk Ticket. com, dari bagian berbagi inventory, program penjualan, promosi, termasuk juga penetrasi ke sosial media, dan menguatkan tim atau sumber daya manusia.

” Akuisisi 100 % ini juga akan buat kolaborasi jauh tambah baik. Bukan sekedar Blibli, Ticket. com lihat akuisisi ini jadi hal yang begitu baik, ” papar George.